Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Akademi Pariwisata Bandung adalah perguruan tinggi vokasi swasta yang fokus pada bidang pariwisata, perhotelan, dan tata boga. Berdiri sejak 12 Maret 1998, AKPAR Bandung hadir untuk menjawab kebutuhan tenaga terampil di industri pariwisata yang saat itu tumbuh pesat di Jawa Barat. Kampus ini menempati lahan seluas 5.400 meter persegi di Jl. Kartini No. 38, Semarang, dengan gedung utama berlantai empat yang dilengkapi berbagai laboratorium praktik. Hingga kini, AKPAR Bandung telah meluluskan lebih dari 5.800 alumni yang bekerja di hotel berbintang, maskapai, restoran, travel agency, dan perusahaan kapal pesiar internasional.
Keunggulan akademik AKPAR Bandung terletak pada kurikulum yang disusun bersama Asosiasi Industri Perhotelan dan Restoran Indonesia (PHRI). Proses pembelajaran menggunakan pendekatan Competency-Based Training dengan porsi praktik mencapai 70%, didukung dosen praktisi bersertifikat dari hotel bintang lima dan industri kuliner nasional. Program studi yang ditawarkan mencakup D3 Perhotelan, D3 Usaha Perjalanan Wisata, D3 Tata Boga, D4 Manajemen Perhotelan, D4 Destinasi Pariwisata, dan D4 Seni Kuliner. Enam program studi ini telah terakreditasi B dan A oleh LAMPTKes serta BAN-PT.
Fasilitas unggulan AKPAR Bandung meliputi dapur produksi berstandar HACCP, restoran training, front office simulator, mock-up hotel room, laboratorium pariwisata digital, perpustakaan dengan 12.000 koleksi, dan pusat bahasa dengan pengajaran Inggris, Jepang, dan Mandarin. Kampus ini juga memiliki Career Development Center yang aktif menjembatani mahasiswa dengan lebih dari 120 mitra industri, termasuk hotel Accor, Marriott, dan kapal pesiar Royal Caribbean. Tingkat keterserapan kerja lulusan mencapai 88% dalam enam bulan setelah wisuda berdasarkan tracer study tahun 2025.
Prestasi mahasiswa AKPAR Bandung tercatat dalam berbagai kompetisi nasional, seperti Juara 1 Indonesian Culinary Challenge 2024, Juara 2 National Tourism Competition 2025, dan finalis ASEAN Hospitality Skills 2023. Akreditasi institusi AKPAR Bandung saat ini adalah B berdasarkan SK BAN-PT No. 3421/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2023, dengan target meraih akreditasi A pada 2027. Komitmen terhadap mutu diwujudkan melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis ISO 9001:2015, peninjauan kurikulum setiap dua tahun, serta pelatihan berkelanjutan bagi dosen dan tenaga kependidikan.
Sejarah
Akademi Pariwisata Bandung didirikan pada 12 Maret 1998 oleh Dr. H. Ahmad Suryana, M.Pd., seorang akademisi dan praktisi pariwisata yang telah lama berkecimpung di industri perhotelan. Latar belakang berdirinya AKPAR Bandung adalah keprihatinan sang pendiri terhadap minimnya lembaga pendidikan vokasi pariwisata di Jawa Barat yang mampu menghasilkan lulusan siap kerja. Pada masa itu, pertumbuhan hotel dan restoran di Bandung tidak diimbangi ketersediaan tenaga terampil bersertifikat. Bersama lima kolega, Ahmad Suryana menginisiasi pendirian akademi dengan 42 mahasiswa angkatan pertama di sebuah gedung sewaan di Jalan Merdeka.
Perkembangan AKPAR Bandung berjalan signifikan pada awal dekade 2000-an. Pada 2003, kampus memperoleh izin operasional tetap dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan tiga program studi pertama: D3 Perhotelan, D3 Usaha Perjalanan Wisata, dan D3 Tata Boga. Tahun 2008 menjadi milestone penting ketika kampus pindah ke gedung tetap di Jl. Kartini No. 38 dengan kapasitas 1.200 mahasiswa. Pada 2012, AKPAR Bandung membuka program D4 pertama, yakni Manajemen Perhotelan, sebagai respons terhadap kebutuhan manajer level menengah di industri hospitality nasional.
Sepanjang perjalanannya, AKPAR Bandung menorehkan berbagai pencapaian. Tahun 2015, kampus menerima hibah pengembangan laboratorium dari Kemenparekraf senilai Rp2,3 miliar untuk membangun dapur produksi modern dan mock-up hotel room. Pada 2019, AKPAR Bandung menjalin kerja sama dengan 15 politeknik di Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan untuk program student exchange dan joint certification. Tahun 2021 menjadi titik transformasi digital dengan peluncuran Learning Management System (LMS) AKPAR Cloud yang memungkinkan pembelajaran hybrid pasca pandemi. Tahun 2023, jumlah mahasiswa aktif mencapai 1.150 orang dengan 48 dosen tetap dan 22 dosen praktisi.
Hingga 2026, AKPAR Bandung telah meluluskan lebih dari 5.800 alumni yang tersebar di 18 negara. Sebanyak 23% alumni bekerja di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, dan kapal pesiar internasional. Milestone terbaru adalah pembukaan program D4 Seni Kuliner pada 2024 serta pengembangan pusat inkubasi bisnis kuliner dan travel pada 2025. AKPAR Bandung berkomitmen melanjutkan warisan pendirinya: menghadirkan pendidikan pariwisata yang membumi, berkualitas, dan berdampak nyata bagi masyarakat dan industri.
Visi & Misi
Visi AKPAR Bandung dirumuskan untuk menjawab tantangan industri pariwisata yang semakin kompleks dan terdigitalisasi. Visi menjadi akademi vokasi unggul dan terkemuka di Indonesia pada tahun 2030 mengandung makna bahwa seluruh proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian harus berorientasi pada standar nasional dan internasional. Indikator ketercapaian visi dijabarkan dalam Rencana Strategis 2023–2030, mencakup akreditasi institusi A, rasio dosen-mahasiswa ideal, publikasi dosen di jurnal terindeks, dan tingkat keterserapan kerja lulusan di atas 90% dalam lima tahun ke depan.
Misi-misi AKPAR Bandung diterjemahkan dalam program kerja nyata setiap unit. Pada bidang pendidikan, kurikulum direvisi setiap dua tahun bersama mitra industri, dosen wajib mengikuti sertifikasi pelatih dan uji kompetensi, serta mahasiswa mengikuti program magang minimal enam bulan di industri. Bidang penelitian diwujudkan melalui hibah internal, kolaborasi riset dengan PHRI, dan publikasi ilmiah tentang pariwisata berkelanjutan, digital marketing wisata, serta gastronomi Nusantara. Bidang pengabdian masyarakat dijalankan lewat program Desa Wisata Binaan, pelatihan UMKM kuliner, dan pendampingan digitalisasi promosi desa wisata di Jawa Barat. Seluruh misi ini dievaluasi setiap semester melalui monitoring dan evaluasi mutu internal untuk memastikan efektivitas dan dampaknya.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
AKPAR Bandung telah memperoleh akreditasi institusi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK No. 3421/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2023, dengan masa berlaku hingga 2028. Sementara itu, program studi D4 Manajemen Perhotelan meraih akreditasi A dari LAMPTKes pada 2024, dan program lainnya berada pada peringkat B. AKPAR Bandung juga memiliki izin operasional resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta terdaftar di PDDikti. Akreditasi ini menjadi bukti komitmen kampus dalam menjaga mutu pendidikan dan layanan kepada mahasiswa.
Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) AKPAR Bandung disusun mengacu pada ISO 9001:2015 dan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi. SPMI mencakup siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang dijalankan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bersama Gugus Kendali Mutu di setiap program studi. Audit mutu internal dilakukan dua kali setahun, survei kepuasan mahasiswa dilaksanakan setiap semester, dan hasilnya menjadi dasar perbaikan layanan akademik, perpustakaan, laboratorium, hingga sistem informasi kampus. Upaya berkelanjutan juga dilakukan melalui pelatihan auditor mutu, workshop kurikulum OBE, serta penataan dokumen akreditasi digital untuk mempercepat proses reakreditasi dan menuju predikat akreditasi A pada 2027.